Kamis, 22 Desember 2016

Tentang Teripang

Tentang Teripang 

sumber : letifebriyanti78 blogspot co id

1. Habitat Teripang
            Teripang adalah hewan avertebrata (Holothuroidea) yang dapat dimakan. Ia tersebar luas di lingkungan laut diseluruh dunia, mulai dari zona pasang surut sampai laut dalam terutama di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Barat.
            Teripang merupakan hewan yang bergerak lambat, hidup pada dasar substrat pasir, lumpur pasiran maupun dalam lingkungan terumbu. Teripang merupakan 3 komponen penting dalam rantai makanan di terumbu karang dan ekosistem asosiasinya pada berbagai tingkat struktur pakan (trophic levels). Teripang berperan penting sebagai pemakan deposit (deposit feeder) dan pemakan suspensi (suspensi feeder).
Kebiasaan hewan ini meletakkan diri di atas dasar laut atau mengubur diri di dalam lumpur/pasir dan bagian akhir tubuhnya diperlihatkan. Jika Anda mengganggunya biasanya ia mengkerut.
                                                  
2.Klasifikasi Teripang

Kingdom           : Animalia
Filum               : Echinodermata
Sub filum         : Echinozoa
Kelas               : Holothuroidea
Sub kelas         :Apidochirotacea
Ordo                :Aspidochirotida
Famili              : Holothuridae
Genus              : Holothuria
Spesies                         : Holothuria argus
                        Holothuria vacabunda
                        Holothuria impatiens
                        Holothuria scabra
                        Holothuria marmorata
                        Holothuria edulis
Teripang dikenal dengan nama mentimun laut atau sea cucumber

3. Ciri-ciri umum:
1.      Hewan jenis ini kulit durinya halus, sehingga sekilas tidak tampak sebagai jenis Echinodermata.
2.      Hewan ini sering ditemukan di tepi pantai.
3.      Gerakannya tidak kaku, fleksibel, lembut dan tidak mempunyai lengan.
4.      Rangkanya direduksi berupa butir-butir kapur di dalam kulit.
5.      Mulut terletak pada ujung anterior dan anus pada ujung posterior (aboral). Di sekeliling mulut terdapat tentakel yang bercabang sebanyak 10 sampai 30 buah.
6.      Beberapa spesies mempunyai tangkai arah aboral
7.      Kaki tabungnya kurang mempunyai suber (alat isap).
8.      Tidak memiliki madreporit.
9.      Sistem syaraf berbentuk cincin yang selanjutnya bercabang-cabang pada tiap lengan.
10.  Kulitnya tersusun dari zat kitin




4. Bagian – Bagian Tubuh dan Fungsinya.

            Bentuk badan teripang memanjang mirip mentimun. Oleh karena itu, hewan ini biasa disebut mentimun laut atau sea cucumber. Mulut dan anus terdapat di kedua ujung badannya. Bagian punggung-nya berwarna abu-abu dengan pita putih atau kekuningan memanjang secara horizontal. Bagian bawah tubuhnya berwarna putih dan berbintik-bintik hitam/gelap. Kematangan gonad hewan air berumah dua (diosis) ini pertama kali terjadi pada ukuran rata-rata 220 mm.
a. Bagian Tubuh :
         Tentakel
         Saluran kelamin
         Madreporit
         Stomach/perut
         Gona
         Esofag
         Dorsal mesente
         Anus
         Cloaca
         Intest

b.  Fungsi nya

Tentakel                       : kelamin yang berfungsi sebagai penghasil hormon kelamin. 
 Saluran kelamin          :Berfungsi sebagai saluran menuju gonad. 
 Madreporit                    : Lempeng tali lapisan pada berfungsi sebagai alat gerak ,merasa, memeriksa dan alat penagkap mangsa.
Stomach/perut             : sebagai alat pencernaan.
Gonad                          : kelenjar ujung saluran air.
Esofagus                        : saluran di belakang rongga mulut berfungsi menghubungkanrngga mulut dan lambung.

Dorsal mesentery           : berfungsi sebagai pembungkus usus dan menggantungnya ke dinding tubuh pinggang.
Anus                            : mengeluarkan sisa metabolisme pada teripang
Cloaca                                     : sebagai alat pencernaan.
Intestin                                     : sebagai alat pencernaan yang letaknya di antara pilorus hingga usus.


            Adapun sifat menarik yang terdapat pada timun laut, teripang yaitu jika teripang dipegang secara kasar dapat mengeluarkan sebagian besaar isi perutnya melalui anus atau mulut.

5. Siklus Hidup Teripang
            Seekor teripang betina mampu menghasilkan telur dalam jumlah yang sangat banyak hingga mencapai sekitar 1,9 juta butir telur. Daur hidup  hewan ini dimulai dengan telur yang dibuahi yang akan menetas dalam waktu sekitar 2 hari.

6. Jenis – Jenis Teripang
            Kelompok timun laut yang ada di dunia ini lebih dari 1200 jenis, dan sekitar 30 jenis di antaranya adalah kelompok teripang. Dari sekitar 1200 jenis teripang yang ada didunia 10% berada di Indonesia dan dari jumlah tersebut dipastikan ada 7 jenis yang tergolong mempunyai nilai jual tinggi yakni
1.                  Teripang pasir (Holothuroidea Scabra),
2.                  Teripang hitam (Holothuroidea Edulis),
3.                  Teripang coklat (Holothuroidea Marmoreta),
4.                  Teripang merah (Holothuroidea Vatiensis),
5.                  Teripang susuan/koro (Holothuroidea Nobilis),
6.                  Teripang nanas (Thelonota Ananas), dan
7.                  Teripang gama (Stichopus Varigatus)


7.Diskripsi Fisiologis :
•       Bagian dorsal terdapat 2 kaki tabung  untuk pernafasan & alat peraba
•       Bagian ventral terdapat  3 kaki tabung mengandung alat penempel untuk alat penggerak
•       Letak  mulut di bagian anterior dikelilingi 10 – 30 buah tentakel / lengan peraba yang berbentuk perisai, kadang bercabang
•       Letak anus di bagian prosterior terdapat 5 gigi berwarna orange atau kuning berbentuk bintang
•       Bentuknya bulat-silindris
•       Tubuh lunak dilapisi kulit keras yang tersusun dari lempeng kapur dan panjang 10 cm hingga 2 meter
•       Warna : hitam pekat, coklat, abu-abu, kadang ada bercak bintil pada punggung
8.      Sistem Amburakal :

Mekanisme :
1. air masuk melalui madreporit turun ke saluran cincin
2. masuk ke dalam saluran radial,
3. setelah itu air masuk ke kaki-kaki tabung,
4. air disemprotkan sehingga dalam kaki tabung muncul tekanan hidrolik dari air,
5. akhirnya kaki tabung menjulur ke luar menyebabkan ampula melekat pada benda lain     sehingga bisa berpindah tempat.
6. Selanjutnya ampula mengembang kembali dan air akan bergerak berlawanan dengan
    arah masuk. Kaki tabung sebelah kanan yang memegang objek tadi akan menyeret tubuh
    hewan ini ke arahnya.

9.      Sistem respiratori
·         Ordo Elaspodida yang pelagis dan Apodida yang meliang menggunakan seluruh tubuh
·         Jenis yang lain menggunakan kaki tabung yang ada di bagian dorsal
·         Holoturoidea menggunakan sistem berpembuluh yang disebut pohon pernafasan.

10.  Sistem Pencernaan :
Saluran pencernaan bulat panjang dengan posisi merentang di atas rongga tubuh dalam selom. Kerongkongan pendek merupakan sambungan dari mulut ke lambung. Dari lambung, saluran pencernaan selanjutnya adalah usus yang panjang dan berhubungan dengan kloaka. Saluran pencernaan berakhir dengan sebuah anus di daerah posterior.



         
   
Penjelasan Sisitem Pencernaan :
•       Cloaca berjumlah 2 buah, masing2 memanjang ke anterior di seblah kiri dan kanan sal. pncernaan
•       Pembuluh besar mempunyai banyak percabangan dan di ujungnya terdapat kantung2 kecil.
•       Cloaca dan pohon pernapsan memompa air masuk dan keluar pembuluh2
•       Cabang2 phon prnapasan di seblah kiri bercampur dgn sinus darah.
11.  Sistem Reproduksi :
   
Pada umumnya alat reproduksi terpisah, tetapi ada beberapa jenis yang hermafrodit. Gonad bentuknya seperti sikat dengan saluran penghubung yang terbuka di daerah tentakel.

Biologi dan Ekologi Teripang Ekonomis

Biologi dan Ekologi Teripang Ekonomis

sumber : www yarjohan com

 Startegi Pengelolaan Teripang di Indonesia
Teripang (ketimun laut) merupakan salah satu anggota Echinodermata. Tubuh teripang bertekstur lunak, berdaging,   berbentuk silindris memanjang seperti ketimun. Ukuran tubuh  teripang berbeda-beda untuk setiap jenisnya. Sebagai  hewan dioecious (individu berkelamin jantan  terpisah dengan individu   berkelamin   betina), teripang jantan dan betina sulit dibedakan secara morfologis. Perbedaan akan tampak jelas bila dilihat di bawah mikroskop dengan menyayat  bagian organ kelamin jantan dan betina. Organ kelamin betina berwarna kekuningan dan berubah menjadi kecoklatan bila sudah matang. Sementara organ kelamin jantan berwarna bening keputihan.

Di alam, biasanya  teripang jantan dan betina hidup bergerombol. dengan demikian keadaan ini. memudahkan pengmabilan teripang untuk kemudian dipijahkan di hatchery. Fertilisasi teripang berlangsung secara eksternal. Telur yang sudah dibuahi akan berubah menjadi larva. Setelah itu, larva hidup di dasar perairan sampai memasuki tahap juvenil.

Jenis teripang yang sudah dipengelolaan
Pengelolaan teripang dilakukan karena teripang memiliki nilai ekonomis. Namun tidak semua teripang memiliki nilai ekonomis (dapat dimakan). Jenis teripang yang dapat dimakan dan memiliki nilai ekonomis hanya terbatas pada famili Holothuriidae genus Holothuria, Mulleria, dan Stichopus. Ketiga genus ini dapat ditemukan di Indonesia, dimana terdapat 23 spesies dan baru lima spesies (dari genus Holothuria) yang sudah dieksploitasi dan dimanfaatkan. Lima spesies yang dimaksud adalah Holothuria scabra (teripang  putih  atau  teripang  pasir),  Holothuria  edulis  (teripang  hitam),  Holothuria vacabunda  (teripang  getah  atau  keling),  Holothuria  vantiensis  (teripang  merah),  dan Holothuria marmorata (teripang cokelat).

Kandungan Gizi dan Manfaat Teripang
Dalam kehidupan sehari-hari teripang dimanfaatkan sebagai obat untuk beberapa penyakit, dan bahan pangan. Sebagai contoh, di Cina dilaporkan bahwa tubuh dan kulit teripang jenis Stichopus japonicus berkhasiat dalam menyembuhkan penyakit ginjal, paru-paru basah, anemia, anti-inflamasi, dan mencegah arteriosklerosis serta penuaan jaringan        tubuh. Selain itu, ekstrak murni teripang mempunyai kecenderungan menghasilkan holotoksin yang  efeknya  sama  dengan antimycin  berkadar 6,25- 25mikrogram/mililiter.

Teripang telah dikenal dan telah lama di manfaatkan oleh bangsa cina. Sejak dinasti ming. Teripang telah dijadikan hidangan istimewah pada perayaan pesta dan hari-hari besar serta mempunnyai khasiat pengobatan untuk penyakit. Di negara cina, dilaporkan secara medis tubuh dan kulit teripang jenis Stichopus japonicus berkhasiat menyembuhkan penyakit ginjal, paru-paru basah,anemia, anti inflamasi, dan mencegah arteriosklerosis serta penuaan jaringan.

Di indonesia, teripang telah dimanfaatkan cukup lama, terutama oleh masyarakat disekitar pantai, sebagai bahan makanan. Untuk konsumsi pasaran internasional, biasanya teripang diperdagangkan dalam bentuk daging dan kulit kering. Sebgai bahan pangan, teripang mempunyai nilai dan gizi yang cukup tinggi dan rasa sangat lejat. Teripang kering mempunyai kadar protein yang cukup tinggi, yaitu 82%. Selain itu, teripang mengandung asam lemak tidak jenuh jenis W-3 yang penting untuk kesehatan jantung. Kandungan gizi teripang ini secra lengkap dapat di lihat pada tabel berikut.


Habitat dan Penyebaran
Teripang dapat ditemukan hampir diseluruh perairan pantai, mulai dari daerah pasang surut yang dangkal sampai perairan yang lebih dalam. Teripang lebih menyukai perairan yang lebih jernih dan air relatif tenang. Umumnya, masing-masing jenis memiliki habitat yang spesifik. Misalnya, teripang putih banyak di temukan didaerah yang berpasir dan pasir berlumpur pada kedalaman 1-40 m. Teripang putih juga  sering ditemukan di perairan yang dangkal dan banyak di tumbuhi ilalang laut (lamun/sea grass). Sementara teripang koro dan teripang pandan banyak di temukan di perairan yang lebih dalam.

Habitatnya, terdapat jenis teripang yang hidup berkelompok dan ada pula yang hidup soliter (sendiri). Misalnya, teripang putih membentuk kelompok antara 3-10 ekor dan holothuria nobilis hidup berkelompok antara 10-30 ekor.

Sumber utama makanan teripang di alamyaitu kandungan zat organik dalam lumpur, detritus (sisa pembusukan bahan organik), dan planton. Jneis makanan yang lain adalah organisme –organisme kecil, masa bakteri yang terdapat dalam substrat, diatomae, protozoa, nematoda, algafilamen, kopepoda, strakoda, rumput laut, radoilaria, foraminifera dan potongan-potongan kecil hewan maupun tumbuhan laut, serta partikel-partikel pasir. Namun, partikel pasir bbukan makanan utama. Teripang sangat tergantung pada kondisi substrat  disekitarnya karena runga geraknya relatif terbatas dan sangat terlambat serta tidak mempunyai alat  pengunyah dan pemotong.

 Umumnya, bangsa Aspidochirotida merupakan pemakan deposit (deposit feeder). Namun, beberapa jenis diantara holothuria sp, mempunyai jenis tentakel semidendrit atau paltatodendrit sehingga bisa mendapatkan makanan dari lumpur disekitarnya dan aktif memanfaatkan (makanan) planton langsung dari perairan. Jenis teripang yang memakan suspensi (suspension feeder) umumnya berasal dari bangsa dendrocerotida yang mempun yai tentakel tipe dendritik dengan percabangan tentakel bebentuk pohon dan berukuran relatif panjang. Makanan bangsa ini berupa partikel tersuspensi (eston) dan planton.

Penyebaran teripang di indonesia sangat luas. Beberapa daerah penyebarraan antara lain meliputi parairan madura, jawa timur, bali lombok, sumba,  aceh, bengkulu, bangka, riau dan sekitarnya, belitung , kalimantan, (bagian barat, timur, dan selatan), sulawesi, maluku, timor, dan kepulauan seribu Sementara  di  Indonesia,  teripang  dimanfaatkan  terutama  sebagai  bahan  makanan. Sebagai bahan pangan, teripang mempunyai kadar protein tinggi yaitu 82%. Di samping itu, teripang mengandung asam lemak tidak jenuh jenis W-3 yang penting bagi kesehatan jantung.

Teripang dapat ditemukan hampir di seluruh perairan pantai. Teripang lebih menyukai  perairan jernih dan  air yang  relatif tenang.  Namun, setiap jenis  teripang memiliki habitat yang spesifik. Sumber makanan utama teripang di  alam  adalah kandungan  organik  dalam lumpur, detritus (sisa  pembusukan  bahan organik), dan  plankton. Sumber makanan lainnya diantaranya adalah organisme-organisme kecil, protozoa, nematoda, algafilamen, rumput laut, partikel-partikel pasir.

Rabu, 21 Desember 2016

Teripang Yang Banyak Dicari

Teripang Yang Banyak Dicari

sumber : wol jw org

Konon, teripang berkerabat dengan bintang laut dan bulu babi. Meskipun mirip siput laut tak bercangkang, teripang bukanlah siput laut. Sejauh ini, lebih dari 1.100 spesiesnya telah diidentifikasi. Dari antaranya, kebanyakan—termasuk spesies yang bisa dimakan—bentuknya biasa-biasa saja. Yang lainnya sangat eksotis. Banyak jenis yang memiliki tonjolan-tonjolan pada kulitnya sehingga tampak seperti mentimun berkutil.

Beberapa teripang berukuran mikroskopis, sedangkan yang lain bisa sepanjang lima meter. Namun, kebanyakan berukuran antara 10 dan 30 sentimeter. Diperkirakan bahwa teripang mencakup lebih dari 90 persen massa seluruh makhluk hidup yang tinggal di kedalaman 8.000 meter, sehingga menjadi organisme dominan di beberapa palung laut. Sekalipun mayoritas tinggal di dasar laut, beberapa spesies laut-dalam dapat berenang.

Teripang terdapat di seluruh samudra dunia, perlahan-lahan melahap endapan organik. Seperti tim pembersih, mereka membersihkan lumpur dan endapan di dasar laut dengan menelan sejumlah besar endapan, menyaring benda-benda organik, dan meninggalkan pasir bersih di belakangnya. Sebanyak 5.000 teripang bisa hidup dalam terumbu karang seluas satu hektar.

Makanan teripang terdiri dari organisme mikroskopis dan sampah organik di dasar laut atau yang lewat terbawa arus. Sebanyak 30 tentakel seperti bulu dengan saraf khusus di ujungnya digunakan untuk mengindra dan menangkap partikel makanan. Lalu, setiap tentakel ”dijilat bersih” sebelum ia melanjutkan kembali pencarian.

Beberapa jenis teripang menjadi ”tuan rumah” yang menjamu ”para tamu”. ”Para tamu” itu adalah ikan dan makhluk lain yang tinggal dalam perut si tuan rumah dan muncul pada malam hari untuk makan. Ini mencakup 27 spesies ikan laut seperti belut yang tak bersisik dan adakalanya transparan, dari famili Carapidae. Sewaktu dikagetkan, mereka terlihat buru-buru kembali ke tempat persembunyiannya. Adakalanya, mereka terlihat menyantap organ reproduksi dan pernapasan tuan rumahnya. Namun, hal ini tidak membahayakan si teripang karena ia bisa menumbuhkan kembali jaringan yang hilan