Teripang Yang Banyak Dicari
sumber : wol jw org
Konon, teripang berkerabat dengan bintang laut dan bulu babi. Meskipun mirip siput laut tak bercangkang, teripang bukanlah siput laut. Sejauh ini, lebih dari 1.100 spesiesnya telah diidentifikasi. Dari antaranya, kebanyakan—termasuk spesies yang bisa dimakan—bentuknya biasa-biasa saja. Yang lainnya sangat eksotis. Banyak jenis yang memiliki tonjolan-tonjolan pada kulitnya sehingga tampak seperti mentimun berkutil.
Beberapa teripang berukuran mikroskopis, sedangkan yang lain bisa sepanjang lima meter. Namun, kebanyakan berukuran antara 10 dan 30 sentimeter. Diperkirakan bahwa teripang mencakup lebih dari 90 persen massa seluruh makhluk hidup yang tinggal di kedalaman 8.000 meter, sehingga menjadi organisme dominan di beberapa palung laut. Sekalipun mayoritas tinggal di dasar laut, beberapa spesies laut-dalam dapat berenang.
Teripang terdapat di seluruh samudra dunia, perlahan-lahan melahap endapan organik. Seperti tim pembersih, mereka membersihkan lumpur dan endapan di dasar laut dengan menelan sejumlah besar endapan, menyaring benda-benda organik, dan meninggalkan pasir bersih di belakangnya. Sebanyak 5.000 teripang bisa hidup dalam terumbu karang seluas satu hektar.
Makanan teripang terdiri dari organisme mikroskopis dan sampah organik di dasar laut atau yang lewat terbawa arus. Sebanyak 30 tentakel seperti bulu dengan saraf khusus di ujungnya digunakan untuk mengindra dan menangkap partikel makanan. Lalu, setiap tentakel ”dijilat bersih” sebelum ia melanjutkan kembali pencarian.
Beberapa jenis teripang menjadi ”tuan rumah” yang menjamu ”para tamu”. ”Para tamu” itu adalah ikan dan makhluk lain yang tinggal dalam perut si tuan rumah dan muncul pada malam hari untuk makan. Ini mencakup 27 spesies ikan laut seperti belut yang tak bersisik dan adakalanya transparan, dari famili Carapidae. Sewaktu dikagetkan, mereka terlihat buru-buru kembali ke tempat persembunyiannya. Adakalanya, mereka terlihat menyantap organ reproduksi dan pernapasan tuan rumahnya. Namun, hal ini tidak membahayakan si teripang karena ia bisa menumbuhkan kembali jaringan yang hilan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar